GMBI Distrik Kota Bandung Tunjukkan Kepedulian Lingkungan di Sungai Citepus

Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan bukan hanya persoalan pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan memiliki peran yang tidak kalah penting. Ketika kepedulian dibangun secara bersama, upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan.

Di sisi lain, keberadaan organisasi kemasyarakatan dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai pihak yang memiliki kewenangan. Organisasi dapat menyerap aspirasi, melihat persoalan secara langsung, sekaligus mengambil bagian dalam kegiatan yang bersifat sosial.

Hal inilah yang ingin terus didorong melalui kegiatan GMBI Peduli. Kehadiran GMBI di tengah masyarakat diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, melainkan menjadi bagian dari kepedulian yang terus tumbuh.

Kawasan Sungai Citepus dipilih sebagai lokasi kegiatan juga menjadi simbol bahwa perhatian terhadap lingkungan perlu dilakukan dari ruang-ruang yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Sungai bukan hanya bagian dari bentang alam perkotaan, tetapi juga memiliki hubungan dengan aktivitas warga di sekitarnya.

Karena itu, menjaga lingkungan sungai membutuhkan kesadaran bersama. Masyarakat perlu memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka tinggal, sementara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dapat memberikan dukungan melalui peran masing-masing.

Kegiatan GMBI Peduli di Sungai Citepus pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai kegiatan sosial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk pesan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat dimulai dari hal sederhana, yakni hadir, melihat kondisi secara langsung, dan bersedia mengambil tindakan.

Respons positif warga dan apresiasi dari unsur pemerintah kewilayahan menjadi bagian dari catatan kegiatan tersebut. Bagi masyarakat, perhatian yang diberikan menjadi sesuatu yang membuat mereka merasa diperhatikan. Bagi GMBI, respons tersebut menjadi dorongan untuk terus menjalankan kegiatan yang memberikan manfaat.

Abah Mashur berharap semangat kepedulian tersebut dapat terus dijaga dan menjadi bagian dari karakter organisasi.

“GMBI harus tetap berada di tengah masyarakat. Kita mendengar apa yang menjadi persoalan mereka, melihat kondisinya, dan sebisa mungkin memberikan manfaat. Karena organisasi ini lahir dari masyarakat dan harus kembali memberikan manfaat kepada masyarakat,” tutur Abah Mashur.

Melalui GMBI Peduli, LSM GMBI Distrik Kota Bandung menunjukkan komitmennya untuk mengambil bagian dalam persoalan sosial dan lingkungan. Kegiatan di Sungai Citepus menjadi salah satu wujud kehadiran tersebut.

Pada akhirnya, kepedulian tidak selalu membutuhkan langkah besar. Kehadiran, perhatian, dan kemauan untuk turun langsung dapat menjadi awal dari perubahan. Dari Sungai Citepus, GMBI membawa pesan bahwa lingkungan dan masyarakat membutuhkan kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *