Farhan menyatakan Pemkot Bandung tetap mendukung pelaksanaan MBG sebagai program strategis nasional. Namun, dukungan tersebut menurutnya diwujudkan melalui pengawasan dan pengendalian, bukan dengan mengambil alih pengoperasian SPPG.
“Saya tekankan bahwa Pemerintah Kota Bandung mendukung 100 persen program Makan Bergizi Gratis bukan dengan terlibat di dalam pengoperasian SPPG,” ujarnya.
Ia mengatakan sebelumnya pernah ada tawaran agar Pemkot Bandung membangun dan mengoperasikan SPPG sendiri. Farhan memilih tidak mengambil peran tersebut karena menilai pemerintah daerah perlu menjalankan fungsi sesuai kapasitas dan kewenangannya.
Dalam pelaksanaan MBG, Farhan menyebut terdapat sejumlah pola kerja sama, mulai dari pemerintah pusat dengan TNI dan Polri, pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, hingga kerja sama dengan pihak swasta. Untuk Pemkot Bandung, ia memilih menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program.
Menurut Farhan, keberhasilan MBG tidak cukup dilihat dari jumlah makanan yang didistribusikan. Kualitas dan keamanan makanan yang diterima siswa juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan program.
“Bagaimanapun juga kunci keberhasilannya salah satunya adalah delivery makanan kepada siswa yang memiliki kualitas yang baik,” pungkasnya.
(Red/Diskominfo Kota Bandung)






