Memahami Desil dan Cara Pemerintah Mengukur Kesejahteraan Rumah Tangga

SOROT JABAR – Istilah desil belakangan semakin sering muncul dalam pembahasan mengenai perlindungan sosial. Tidak sedikit masyarakat yang kemudian mempertanyakan posisi desil keluarganya karena status tersebut kerap dikaitkan dengan akses terhadap sejumlah program bantuan pemerintah.

Namun, desil sebenarnya bukan label yang secara permanen menentukan seseorang sebagai miskin atau kaya. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan posisi relatif penduduk atau rumah tangga dalam distribusi tingkat kesejahteraan.

Secara sederhana, penduduk dibagi ke dalam 10 kelompok. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Karena bersifat relatif, posisi desil seseorang dapat berubah mengikuti perubahan kondisi rumah tangga maupun perubahan posisi relatifnya dibandingkan rumah tangga lain. Kenaikan atau penurunan desil karena itu tidak serta-merta berarti seseorang menjadi miskin atau kaya secara absolut.

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperkirakan tingkat kesejahteraan rumah tangga adalah Proxy Means Test (PMT). Metode ini menggunakan karakteristik rumah tangga yang dapat diamati dan diverifikasi untuk memperkirakan kondisi kesejahteraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *