Unpad Luncurkan Program Diaspora Berdampak 2026, Gandeng Ilmuwan Flinders University Australia

SOROT JABAR – Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi meluncurkan Kick-Off Program Diaspora Berdampak 2026. Program strategis tersebut menghadirkan ilmuwan diaspora dari Flinders University Australia, Prof. Indra Gunawan, untuk memperkuat kolaborasi riset dan transfer pengetahuan internasional.

Program yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) tersebut dirancang sebagai program intensif selama 14 hari. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 24 Agustus hingga 6 September 2026.

Program ini dipimpin langsung Kepala Departemen Administrasi Publik FISIP Unpad Prof. Ida Widianingsih, S.IP., MA., Ph.D., bersama Dr. Rd. Ahmad Buchari, S.IP., M.Si. selaku PIC Program Diaspora Berdampak FISIP Unpad. Kehadiran Prof. Indra Gunawan sebagai ilmuwan diaspora dari Flinders University Australia menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik internasional.

Adapun fokus utama Program Diaspora Berdampak 2026 mencakup adaptive governance, systems thinking, policy complexity, collaborative governance, sustainable development, serta digital dan data governance. Berbagai bidang tersebut menjadi dasar pengembangan riset yang diharapkan dapat menjawab persoalan pembangunan yang kompleks di Indonesia.

Dalam skema hibah riset Ditjen Risbang 2026, Departemen Administrasi Publik FISIP Unpad berhasil memperoleh pendanaan untuk dua proposal strategis. Proposal pertama mengangkat tema “Tata Kelola Perkotaan Transformatif dalam Pengembangan Industri dan Budaya Kreatif Berkelanjutan”.

Proposal kedua berjudul “Tata Kelola Adaptif dan Berbasis Sistem dalam Menghadapi Tantangan Kompleksitas Kebijakan Publik”. Kedua riset tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas penelitian dan kolaborasi akademik yang memiliki relevansi terhadap kebutuhan pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *